Apa Sih Yang Paling Menyakitkan?
SOMANEWS. Hai, sudah lama tak jumpa, ya. Kabar aku baik, selalu diusahakan untuk lebih baik setiap harinya. Eemmm, malam ini aku sedikit menuliskan sesuatu yang ku rasa ini sakitnya gak main-main.
Banyak sih yang ingin aku tuliskan. Tapi pelan-pelan, ya. Nanti aku museumkan kisahnya diblog pribadi ini.
Teruntuk adikku, anak bungsunya Ibu dan Apa. Maaf, kalau ternyata hidupmulah yang berat daripada kami. Maaf, untuk setiap luka yang menetap. Maaf, untuk peran yang mungkin hilang. Dan maaf-maaf lainnya yang membuatmu runtuh.
Namun percayalah, kami ada. Meski heningnya sangat bisu, doa dan harapan diujung sujudnya sudah pasti merdu. Terima kasih sudah selalu kuat dan tetap tenang selama ini. Kamu hebat, Ibu pasti bangga.
Dan dibawah ini adalah ungkapan yang besar harapannya. Semoga kalian yang membaca mengerti maksudku dan berbahagialah kalian yang masih hidup lengkap bersama orang tuanya.
................................
Yang Paling Menyakitkan
Karya: Herda Putri Winangrum
Hal yang paling menyakitkan bagiku hari ini bukanlah rasa patah hati karena asmara, bukan pula karena pencapaianku yang tak sebanding dengan orang lain, atau riuhnya pencapaian gaji dua digit milik teman sebaya.
Hal yang paling membuatku remuk adalah keluarga.
Rumah ini sudah tak lagi lengkap. Kami sibuk dengan dunia masing-masing, berjuang dalam proses sembuh dan bangkitnya tiap-tiap kepala, serta memilih saling memendam demi menjaga kedamaian yang tersisa. Hingga suatu malam yang dingin, tanpa sengaja aku melihat si bungsu meluapkan rindunya melalui tetesan air mata di sudut kamar.
Seketika, duniaku rasanya terkoyak. Dada ini sesak, seperti ada yang menghantam tepat di ulu hati. Sakit sekali rasanya menyadari betapa tak samanya kehidupan kami selepas Ibu tiada. Lukanya memang tak memar, tetapi bekasnya begitu dalam.
Heningku bukan berarti tak peduli. Ini hanya bentuk lain dari kasih yang tak sanggup terungkap.
Harapanku, semoga keluargaku selalu berada dalam lindungan Tuhan. Semoga mereka disehatkan jiwa dan raganya, dipanjangkan umurnya, diliputi kebahagiaan, dan selalu dilancarkan dalam setiap langkah perjuangannya.
Komentar